

Pada 14 September Walikota Surabaya Bapak Bambang DH meresmikan peluncuran produk "Srikandi Nelayan" di Carrefour Golden City Surabaya. Peluncuran ini merupakan hasil kemitraan Pemerintah Kota Surabaya, PT Carrefour Indonesia, PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Srikandi Nelayan adalah produk berbasis komunitas di bawah program "Sustainable Products", salah satu fokus CSR Carrefour di bidang pengembangan UMKM.
Produk yang ditawarkan adalah abon dan kripik kentang rasa udang yang diproduksi oleh 20 orang wanita berasal dari komunitas nelayan di Surabaya Utara. Komunitas ini memiliki keterbatasan dalam memanfaatkan, mengolah serta memasarkan hasil produk mereka. Melihat keterbatasan tersebut, Pemkot Surabaya, Carrefour, Sampoerna dan Telkom berinisiatif untuk mengembangkan potensi komunitas tersebut sehingga terciptalah multi stakeholders partnership. Masing-masing pihak berkontribusi sesuai dengan kompetensinya: Pemkot Surabaya berkontribusi dalam pengawasan serta perijinan; Carrefour berperan dalam riset pasar internal, akses pasar dan dukungan promosi; Sampoerna membantu dalam pengembangan produk dan manajemen komunitas dan Telkom dalam pendanaan hingga modernisasi peralatan serta permodalan.

"Tujuan jangka pendeknya adalah membantu meningkatkan kesejahteraan komunitas pembuatnya, kemudian mengembangkan pasar dengan memanfaatkan jaringan Carrefour ," ujar Irawan D Kadarman, Corporate Affairs Director PT. Carrefour Indonesia. Untuk saat ini produk Srikandi Nelayan dapat dijumpai di delapan gerai Carrefour dan Carrefour Express di Surabaya.