Biasa disebut PAUD atau lebih kerennya Preschool. Memang preschool ini belakangan makin marak ya? Beberapa tetangga Bunda, memang memutuskan memasukan anak ke sekolah di usia yang terbilang dini, yaitu sekitar tiga tahun. Nggak ada yang salah sih dengan keputusan tersebut, tapi yang kadang menurut Bunda agak kurang tepat adalah persepsi banyak ibu dalam memilih preschool. Seperti yang Bunda baca di Suara Merdeka, menurut Direktur PAUD Kementerian Pendidikan Nasional Sudjarwo, ”Banyak orang tua anak usia dini yang terjebak saat memilih sekolah PAUD. Mereka menganggap, sekolah PAUD yang mahal, mewah, dan mengajarkan calistung merupakan sekolah yang baik,” Menurutnya lagi, Calistung itu merupakan beban bagi anak usia dini dan pemberian pelajaran Calistung bisa berbahaya untuk mentalnya. Bunda setuju, karena di umurnya yang masih dibilang dini, anak-anak sebaiknya hanya bermain untuk menstimulasi otak dan saraf motoriknya.
Ngertiiii banget, sebagai orang tua, rasanya bangga ya kalau begitu lulus preschool sudah pandai membaca, berhitung dan menulis. Tapi alangkah baiknya jika belajar calistung merupakan kemauan dari si anak, bukan orang tua yang ’menyodorkannya’. Sekarang nih, pemerintah lagi gencar-gencarnya mengembalikan calistung pada jalurnya. Bahkan dalam SK Mendiknas Nomor 58 tahun 2009 sudah dijelaskan soal standar pendidikan anak usia dini. Nah, untuk itu, Bunda punya sedikit tips nih untuk memilih sekolah yang tepat bagi anak usia dini;
- Cek Kurikulum. Kini banyak sekolah yang bersedia membagi kurikulum yang diterapkan, tinggal tugas Anda memilih dan memilah mana yang memang cocok dengan buah hati.
- Trial. Sebelum memutuskan, pastikan si Kecil sudah mencoba program trial-nya. Jadi, Anda pun punya bayangan apa saja yang akan dilalui anak dalam kesehariannya.
- Guru dan kepala sekolah. Temui guru dan kepala sekolahnya, tanyakan bagaimana kurikulum sekolah tersebut sesuai dengan standar nasional. Dan perhatikan juga bagaimana para guru-guru menjalankan tugasnya.
- Kunjungi ketika jam pelajaran. Lihat bagaimana anak Anda berinteraksi dengan sekelilingnya. Apakah anak-anak di sana terlihat bahagia? “Kalau mereka terlihat jarang tertawa atau tersenyum, bisa dibilang ada yang nggak beres. Anak-anak juga harus bisa mendapat pelajaran di luar kelas. Mereka harus berinteraksi dengan alam untuk melatih motorik mereka,”
- Nilai-nilai yang diajarkan. Nggak hanya bermain dan bersosialisasi, namun ada nilai-nilai kesopanan, karakteristik pun harusnya nggak luput dari perhatian guru-guru ya.
- Lokasi. Bayangkan kalau jam 6 pagi, anak sudah harus siap dan baru sampai rumah lagi menjelang makan siang. Selain banyak waktu yang terbuang, si Kecil bisa menderita kebosanan lantaran lelah di jalan. Pilih sekolah yang terdekat dari rumah Anda. Perhatikan juga lingkungan sekolah, apakah aman, nyaman dan bersih.
Selain tips di atas, ada yang mau menambahkan? Atau punya pengalaman sendiri? Cerita di sini ya





15 comments
dita permatasari
says :iyah bun,,, pengalaman pribadi malah,,,, kayla dr usia 2 tahun sudah ikut di paud,,,, hasilnya lumayan dia bisa mengikuti semua yg d ajarkan di sekolah,,,
eka
says :thx infonya ya…
kbetulan sy lgi bingung soal pendidikan yg terbaik bwt jagoan kecil sy.
luluk
says :iya nih lagi dilema memilih sekolah bwt si kecil…skrg sih Icha (3.5 thn) sudah sekolah TAPAS (semacam Play Group)..tp saya merasa kurang sreg jadi tahun ajaran baru ini mau saya pindahkan ke sekolah lain. tp sampai detik ini masih blm menentukan pilihan. soalnya di lokasi dekat rumah blm ada sekolah spt yg menurut saya bagus. Justru sekolah yg menurut saya bagus lokasinya jauh..kasian dia kalau hrs berangkat terlalu pagi…jadi bingung
Luke
says :Iya, untuk belajar bersosialisai, Paud memang perlu, dulu anak saya pemalu…tapi sekarang sudah bisa bergaul dengan teman2…
rika
says :Thanks yach infonya….kebtln bgt nich ka2 n ade ipar ku lg bingung cri sekolah bwt anak2nya.
Tantri
says :Rafi ( 3.5th) udh ikut PAUD dari th ajaran kmrn.. cuma byk bolosnya.. dan saya ga mau memaksanya juga…..Tahun ajaran baru nanti temen2 kelasnya memutuskan untuk daftar ke TK.. sebelumnya masih bingung untuk ikut lanjut atau engga ya.. krn anaknya sendiri belum ada minat buat belajar serius dan lbh senang bermain saja (berhitung dsb).. dan setelah baca artikel ini, semakin mantap untuk menundanya..Trims buat info nya ya Bun..
oyi
says :Calistung itu pelajaran apa ya bunda?
oyi
says :ternyata baca tulis hitung =)
dessy harisiswati
says :Rafly masuk Paud umur 4th 5bln. Trus TK A dan kemudian TK B. Sekarang sdh kelas 1 SD dan mau naik kelas 2 SD. Alhamdulillah lulus Paud sudah bisa membaca, menulis dan berhitung walau blm begitu lancar. Menurut saya, belajar itu tdk hrs duduk dibangku dan dibelakang meja (sekolah). Di rumah pun kita sbg orang tua juga hrs bisa mengajarkannya. Jadi anak tdk terbebani. Belajar sambil bermain dan bermain sambil belajar.. Mungkin juga karena tuntutan dari keadaan yg sekarang terjadi (masuk SD hrs sdh bisa membaca). Jadi banyak orang tua yang buru2 menyekolahkan anaknya sejak dini. Di Paud, mereka tdk hanya diajarkan dasar2 Calistung (Baca, Tulis & Berhitung), mereka juga diajarkan untuk bersosialisasi (berteman) dgn orang lain, belajar patuh pd guru disekolah, tata tertib disekolah (tdk boleh terlambat dtg kesekolah), belajar agama (doa sehari hari), bernyanyi dan belajar untuk menyayangi, menghormati guru serta teman2 yang lain… Paud sebenarnya diperuntukan buat orang2 yang kurang mampu untuk menyekolahkan anaknya di TK. Tetapi saat ini pun sdh banyak orang tua (mampu) yang mungkin lebih memilh Paud daripada TK. Lulusan Paud pun diakui untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya..Saya akui kalau pelajaran anak SD sekarang lebih susah dari waktu saya dulu. Anak yang bisa membaca saja blm tentu mengerti soal2 yang diberikan oleh guru. Bayangkan kalau mereka sama sekali blm bisa membaca…Jadi kita sbg orang tua sgt berperan penting dlm tumbuh kembang anak2 kita,,,
Mamah Andra
says :Andra (2th lbh dikit) 1 bln ini msk PAUD dgn alsn dirmh tdk ada tmn biar belajar bersosialisasi selain mama ama ayahnya. Stlh 1 bln masuk kok sya jd krg sreg dgn pola pengajaran pd anak, karena bkanny ditekankn pd bermain dan pengembangan motoriknya tp malah ditekankn pd calistung dan doa mcm2. Sy sendiri merasa pd usia sekian blm saatnya anak dibebani dgn hal semcm itu, biarlah anak bermain dgn tmn sebayanya dan peran paud memberi fasilitas dan mendampingi anak dlm bermain dan melatih motoriknya. Dan sampe skrg blm menemukan sekolah yg sreg sesuai harapan sy.
mama-nya Kinan
says :Thanks bunda..kinan agustus ini 3 tahun, saya sudah mulai tergoda untuk memasukkannya ke PAUD karena alasan untuk sosialisasinya, anaknya lebih suka dirumah dengan segala aktifitasnya daripada main diluar sama kawan kawannya…paling pol kawannya yang datang ke rumah untuk main, karena emang entah kenapa kinan lebih nyaman dirumah..thanks sharingnya untuk tips milih PAUD ini…berguna sekali
Novi
says :Saya juga setuju soal tidak baik mengajarkan calistung di anak usia dini, hanya saja seringkali sekolah lanjutannya mensyaratkan anak sudah harus bisa calistung. Jadinya kalau anak tidak diajari, nanti takutnya di sekolah berikutnya trus tidak diterima. Jadi bingung sebaiknya bagaimana, kalau dulu kan calistung itu diajarin di SD, sekarang SD maunya terima bersih (anak sudah bisa calistung, jadi guru SD tidak perlu repot mengajarkan lagi)
mama fabio
says :fabio sekarang berumur 4thn 4bln, sebelumnya saya tidak memasukan fabio ke paud dengan alasan fabionya belum mau dan kasian masih kecil udah hrs belajar ini itu, biarlah anak saya bermain dulu dengan tenang tanpa adanya paksaan hrs belajar, tktnya nanti pas masuk tk keburu bosen…saya ajari fabio sedikit demi sedikit huruf, abjad, dengan metode bernyanyi..alhamdulillah fabio bisa mengikuti..dan alhamdulillah fabio minta sekolah sendiri tahun ini…
erna
says :woooow…bermanfaat banget bunda infonya.iya niy,sempat bingung soal kapan sebaiknya si kecil masuk PAUD…sebab banyak anak2 tetanggaku yg cenderung bosan dan sering alasan kalau diajak berangkat sekolah.ternyata banyak yg harus dipertimbangkan…thx ya bund
dana
says :anak saya restoe bumi sekarang berumur 22 bln dan sudah saya ikutkan paud,tujuan ny agar banyak teman dan bisa bersosialisasi dan pembelajaran nya lebih ke arah motorik dan sensorik………..tapi anak saya gampang bosan gimana tuh bunda diterusin sekolah nya ato gak.
By submitting a comment you grant Bunda Carrefour a perpetual license to reproduce your words and name/web site in attribution. Inappropriate and irrelevant comments will be removed at an admin’s discretion. Your email is used for verification purposes only, it will never be shared.