Setiap belanja bulanan di Carrefour, Bunda selalu tertarik sama packaging lucu atau bonus yang ditawarkan sebuah produk. Jarang banget deh, setiap beli, langsung melihat tabel gizi pangan yang biasanya tersedia di setiap kemasan produk. Pertama sih, karena nggak ngerti dan kok ya jadi agak repot kalau setiap produk harus dibaca label kemasannya.
Sampai suatu ketika Bunda datang ke reuni teman-teman kuliah. Kebanyakan dari mereka memang sudah bekeluarga, dan topik pembicaraannya pun nggak jauh dari seputar anak dan rumah tangga. Nah, dari salah satu teman Bunda, yang kini merupakan nutritionist, Bunda jadi sadar betapa pentingnya kita harus membaca kemasan saat berbelanja. Yaaa, sedikit repot nggak masalah asal keluarga aman, setuju?
Nah, berikut ini terdapat tip membaca info nutrisi dalam kemasan.
1. Daftar Bahan. Penting banget nih, Anda ‘mengintip’ daftar bahan di kemasan produk. Kita harus jeli dalam memeriksa bahan-bahan yang terdapat di dalam makanan kemasan. Seperti terhidrogenasi parsial dan minyak terhidrogenasui, karena ini menandakan kehadiran lemak trans. Selain itu, perhatikan juga apakah ada tambahan pemanis dan pengawet dna bahan aditif lainnya.
2. Cek Label dari Bagian Teratas. Perhatikan, di bagian atas tabel informasi gizi ada yang namanya Takaran Saji. Coba cek, apakah jumlah sajiannya sesuai dengan yang diperlukan tubuh. Agar asupan gizi harian terpenuhi, pastikan juga sajiannya nggak kurang atau berlebih.
3. Jumlah Kalori dari Lemak. Hayoo, bagi yang sedang diet, jumlah kalori yang ada tabel informasi gizi ini harus jadi perhatian utama nih. Dan jangan terkecoh ya, meski pada produk tersebut tertulis low carbs atau low fat, pastikan jumlahnya nggak melebihi takaran dalam diet Anda. Jangan lupa lihat juga jenis lemak yang terkandung dalam produk tersebut.
4. Karbohidrat. Keterangan jumlah karbohidrat selalu ada dalam setiap makanan. Sayangnya aturan ini tidak membedakan karbohidrat yang berasal dari biji-bijian dan bijian olahan. Selain itu juga pada label biasanya dicantumkan kandungan serat. Sebagai aturan praktisnya, laki-laki sebaiknya mengkonsumsi lebih dari 38 gram total serat per hari dan perempuan sebaiknya mengkonsumsil lebih dari 25 gram total serat per hari.
5. Gula. Sebaiknya cari makanan kemasan yang mengandung sedikit gula. Sayangnya, dalam label tidak dijelaskan apakah gula tersebut berasal dari bahan alami atau hanya pemanis buatan.
6. Protein. Protein biasanya tertulis total protein dalam tabel kemasan. Kemungkinan ada makanan kemasan yang sudah mencakup asupan protein harian, tapi ada juga yang tidak. Tapi disarankan agar tidak berlebihan.
Selain enam hal di atas, Anda juga harus jeli terhadap tanggal kadaluarsa dan tanggal rawan produk. That’s why, Anda harus kenal juga dengan beberapa istilah ini!
Sell-By: artinya, tanggal ini adalah batasan waktu produk harus ditampilkan untuk dijual. Pastikan Anda membeli produk sebelum tanggal ini berakhir.
Best If Used By (or Before): artinya, sebelum tanggal ini, makanan masih dengan rasa dan kualitas terbaik, dan ingat ya, ini bukan tanggal kadaluarsa.
Use-By: Ini adalah tanggal terakhir makanan direkomendasikan untuk dikonsumsi namun kualitasnya masih baik.
Selamat Berbelanja!
“Informasi yang tertera pada bagian ini hanya informasi umum, dan tidak dapat dijadikan sebagai saran ahli”





7 comments
Delima
says :Terimakasih atas informasinya…… carrefour…. emang hebat…..
Bunda Carrefour
says :Sama-sama
Mulai sekarang jangan lupa baca kemasan yaaa…
muhamad azis
says :(⌣___⌣ ) Hмммfĥt ◦°◦
puji
says :tx infonya
rossa
says :thanks, sudah ingetin kami. kita terkadang tidak melihat-lihat kandungan isi makanan itu,…jadi sekarang harus teli yuah buat si kecil juga
Mi Mi
says :thank’s untuk info nya … aku setiap beli makan selalu cek tgl kadaluasa nya / exp. nya tidk pernah ketinggalan.
Ifah
says :hmm..jadi tahu nih apa yang mesti diperhatiin
Trackbacks
By submitting a comment you grant Bunda Carrefour a perpetual license to reproduce your words and name/web site in attribution. Inappropriate and irrelevant comments will be removed at an admin’s discretion. Your email is used for verification purposes only, it will never be shared.