Dandan. Siapa di sini yang suka berdandan? Yaa, walaupun ada nggak suka tapi demi Bapaknya anak-anak kita rela dong ya poles-poles tipis di wajah. Nah, ngobrolin soal dandan, tahu kan kalau kita nggak boleh sembarangan memilih produk kecantikan. Hal ini dikarenakan ada kaitannya kandungan zat kimia pada produk kecantikan dengan efeknya ke kulit kita. Salah-salah bukan tampil cantik malah jadi berjerawat dan kemerahan.
Berdasarkan pengalaman, Bunda mau berbagi nih, tip memilih dan sebelum menggunakan produk kecantikan.
- Jenis Kulit: Wajib banget nih tahu jenis kulit kita. Kenapa? Karena setiap kandungan di produk pasti berbeda untuk masing-masing jenis kulit. Meski ada label ’untuk semua jenis kulit’, penggunaan produk yang cocok dengan jenis kulit bisa memaksimalkan hasil.
- Merek: Eiits, ini bukan berarti mesti pilih merek mahal, lho. Maksudnya, pilihlah produk bermerek karena biasanya perusahaan kosmetik tersebut sudah melakukan pengujian terhadap produknya. Dan bermerek nggak perlu mahal kok
- Baca Kompisisinya: Ini nih yang biasanya paling malas dilakukan, ditambah kita nggak mengerti berbagai bahan dengan istilah kimia yang terkandung di dalamnya. Tapi yang paling penting sih bahan seperti merkuri, hidrokinon, asam retinoat dan berbagai bahan lain bisa dicek di situs ASEAN COSMETICS berikut: http://www.aseancosmetics.org/docdocs/Annex2Part1.pdf
- Kadaluarsa: Nggak cuma makanan, lho yang ada tanggal kadaluarsanya. Produk kosmetik pun bisa kadaluarsa dan karena ini zat kimia, efeknya bisa langsung merusak kulit. Dan parahnya, kita sering banget lupa—atau bahkan nggak tahu—kapan produk kosmetik yang digunakan bakal kadaluarda. Berikut nih panduan jangka waktu berbagai produk kosmetik
Foundation: 3 – 6 bulan
Concealer: 6 – 8 bulan
Eyeliner cair: 3 – 6 bulan
Bedak & eye shadow: 1 tahun
Maskara: 3 bulan
Lipstik & lip gloss: 1 tahun
Pensil mata & alis: 1 tahun
Pembersih & pelembab: 6 bulan
Penyegar wajah: 1 tahun
Kosmetik bahan alam: 6 bulan
Produk perawatan kuli: 1-2 tahun
Dan jika ada perubahan seperti warna, tekstur dan bau, segera buang produk tersebut.
- Tester: Berhati-hati ya kalau mau mencoba produk tester. Hal ini lantaran kita kan nggak pernah tahu siapa saja yang telah mencoba produk tester tersebut dan bukan mustahil ada yang berpenyakit diantara mereka. Serem, kan?!
- Review: Sebelum membeli berbagai produk kosmetik, ada baiknya kita cari testimonial orang-orang yang telah menggunakannya. Selain menjadi perbandingan merek, kita juga bisa tahu sejauh mana efek produk tersebut. Daaan nggak ada lagi deh cerita salah pilih produk.
- Beli Produk: Pastikan Anda membeli setiap produk kecantikan di konter resmi. Well, mengingat banyaknya produk paslu yang beredar dipasaran, kita boleh, lho curiga ketika produk yang biasa dibeli ternyata berharga sangaaat murah. Iya, bisa jadi produk tersebut palsu. Nggak mau kan, wajah rusak lantaran produk palsu.







2 comments
bisnis bunda
says :pentingnya memiliki kebiasaan untuk selalu mengecek komposisi bahan yang menyusun suatu produk apapun sebelum memutuskan memakai produk tsb perlu ditanamkan dlm kampanye yg intensif sehingga para wanita dan ibu rumah tangga menjadi konsumen yg cerdas
Kartika Sari Dewi
says :Memilih kosmetik jangan sembarangan, bisa-bisa wajah jadi jerawatan dan rusak.
Jangan terpengaruh oleh iklan atau penawaran suatu produk yang menjanjikan wajah jadi putih, bebas jerawat dan sebagainya. Wajah kita n orang lain belum tentu sama lho..
By submitting a comment you grant Bunda Carrefour a perpetual license to reproduce your words and name/web site in attribution. Inappropriate and irrelevant comments will be removed at an admin’s discretion. Your email is used for verification purposes only, it will never be shared.