
Jakarta, 12 Mei 2010. PT. Carrefour Indonesia dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sepakat bekerja sama dalam pengembangan usaha kecil dan menengah di Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman atas kerjasama ini dilakukan oleh Shafie Shamsuddin, Presiden Direktur PT. Carrefour Indonesia (PTCI) dan Erwin Aksa, Ketua Umum HIPMI di Jakarta (12/5). Chairul Tanjung, Komisaris Utama PTCI yang hadir saat penandatanganan mengatakan bahwa penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari kerjasama strategis antara PTCI dan TRANS CORP beberapa waktu lalu. Selain itu Chairul menambahkan bahwa tujuan utama kesepakatan ini adalah demi peningkatan ekonomi rakyat Indonesia.
Shafie Shamsuddin dalam sambutannya menjelaskan bahwa kedua belah pihak mempunyai visi yang sama dalam pengembangan UKM. “Kami sepakat pengembangan usaha kecil adalah hal yang mutlak dalam usaha meningkatkan ekonomi rakyat. Ada tiga hal yang akan kami lakukan dalam proses pengembangan UKM, yaitu pelatihan-pendampingan, akses pasar dan dukungan promosi bagi pelaku UKM. Kami mengharapkan kerjasama ini dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh seluruh pelaku UKM di Indonesia,” kata Shafie.
Selanjutnya, Shafie juga mengakui bahwa kerjasama ini memiliki nilai yang sangat strategis bagi perekonomian Indonesia. “Bayangkan bila anggota HIPMI yang 95% atau sekitar 38.000 merupakan pengusaha UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia dapat memanfaatkan secara aktif jaringan 80 gerai Carrefour yang juga ada di seluruh Indonesia, pasti hal ini mempunyai dampak yang sangat positif bagi perekonomian Indonesia,” tambah Shafie.
Kerjasama ini akan berlangsung selama satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Ada 4 bidang yang dicakup pada nota kesepahaman ini. Pertama, pengembangan usaha kecil dan menengah. Kedua, HIPMI akan membantu PTCI mencari lokasi baru yang berpotensi. Ketiga, logistik dan keempat pemantauan dan evaluasi keberhasilan program.
Pada kesempatan yang sama Erwin Aksa mengatakan, Carrefour merupakan mitra strategis dalam mengembangkan UMKM khususnya bagi anggota HIPMI yang saat ini tersebar diseluruh Indonesia. Akses pasar dan pelatihan yang akan diberikan Carrefour diharapkan akan banyak meningkatkan kapabilitas anggota HIPMI. “Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan ini, HIPMI akan membentuk kelompok kerja atau komisi khusus yang bekerja secara intensif demi tercapainya tujuan dari nota kesepahaman ini. Komisi ini juga akan mempersiapkan proposal tindak lanjut untuk implementasi dari 4 poin yang disepakati,” jelas Erwin.